Jejak-jejak Karyaku

Sabtu, 14 Juli 2018

Buku Terbitan AT Press Bulan Juli 2018


Judul : Kya Hua Arushi?
Penulis : Fitri Nur Hijrahtun
Tebal : 185 hal.
Harga : Rp. 62.000,- (harga masa PO)
Pemesanan :
Sms ke nomor 085654910277 ketik KHA-NAMA LENGKAP-ALAMAT LENGKAP- NO. HP-JUMLAH PESANAN Bisa juga melalui Inbox FB Fitri Nur Hijrahtun.

Blurb :

Lebih Enak Jadi Novelis atau CEO Penerbitan?



Kemarin ada yang nanya di inbox FB, “Menurut Kak Rin lebih enak jadi novelis atau CEO Penerbitan?”
            Menurut gue pribadi, jadi novelis atau CEO Penerbitan sama enaknya. Kalau memang disuruh milih salah satu, maka gue bakal memilih CEO Penerbitan. Berikut alasan detailnya :
            Gue sudah menelan asam pahitnya jadi penulis sejak tahun 2012.  
1.      Gue pernah merasakan naskah diacc mayor tapi buku nggak kunjung terbit. Bukan Cuma sekali tapi empat kali.
2.      Pernah merasakan naskah sudah acc, tandatangan MoU mendadak batal beredar di took buku hanya karena nggak mencapai 100eks di masa Preorder.
3.      Pernah merasakan naskah batal acc hanya karena penerbit nggak mau naikin harga jual putus.
4.      Pernah terjebak penerbit abal-abal.
Gue capek menghadapi drama-drama itu, gue mencoba sesuatu yang baru. Melahirkan bibit-bibit penulis baru yang berkualitas. Lahirlah AT. Walau masih indie, tapi gue pengen penulis AT kualitas setara penulis mayor. Maka dari itu di AT ada pembantaian naskah, project nulis novel yang melatih kedisiplinan penulis dan melatih penulis bias menulis genre apapun.
Ada pepatah mengatakan, “Mensukseskan diri sendiri memang membanggakan, tapi ada yang lebih membanggakan lagi yakni berhasil mensukseskan orang lain.”
AT bukan semata-mata buat nebelin saldo ATM, tapi sekaligus menabung amal jariyah. Menebar ilmu bermanfaat buat penulis baru. Gue berharap semua penulis AT setelah nerbitin karya di AT bias bersaing dengan penulis mayor yang sudah melalang buana di dunia literasi.

Jumat, 13 Juli 2018

Akankah AT Press Akan Jadi Mayor Label?



Sejak AT resmi punya akta notaris dengan nama CV. AT Press, aku langsung membuka cabang sekaligus. All cabang aku suruh berburu naskah di wattpad dan KBM (Komunitas Bisa Menulis). Hal pertama yang mereka tanyatakan ketika naskahnya dipinang AT, “Buku terbitan AT beredar di Gramed?”
            Setelah dijawab, “AT masih indie tapi naskah kakak bakal terbit gratis.” Penulis wattpad/KBM itu. MUNTABER alias mundur secara bertahap. Bahkan ada nggak respon chat AT lagi. Rasanya itu sakit tapi nggak berdarah.
            Di mata Dedek Gemesh (Read : penulis yang baru mulai nulis novel) kalau buku mejeng di Gramedia itu keren banget. Padahal sesuatu yang Nampak keren, nggak sekeren kenyataannya. Belum tahu kejamnya toko buku sih.
            Buku yang mejeng di Gramed belum tentu laku banyak. Gramed menetapkan peraturan ‘kalau buku penjualan nggak laku 100 eks dalam 3 bulan, maka buku diretur ke penerbit’ alhasil buku itu masuk gudang, bazar dan bahkan penulis disuruh jual bukunya sendiri.
            Dengan kata lain mayor menang digengsi kalau penulis udah punya banyak followers lebih menguntungkan terbit di indie.
            Ngomongin soal mayor, banyak juga yang mendoakan AT segera jadi mayor label. Makasih udah doain AT yang baik-baik. Waktu awal aku mendirikan AT, aku emang punya ambisi menjadikan AT mayor. Tapi setelah ngobrol dengan beberapa owner penerbit indie, aku jadi mikir sejuta kali buat mewujudkan ambisi itu. Berikut penjelasannya :




Setelah memikirkan matang-matang ucapan Mbak Nisa Ae, daripada aku menghabiskan duit puluhan juta demi mengejar gengsi padahal belum pasti hasilnya, mending juga buka cabang AT di 34 provinsi seluruh Indonesia.
Cabang lebih menjanjikan. Aku juga bisa membuka lowongan kerja yang banyak sekaligus melatih penulis berwirausaha. Mimpi punya cabang udah mulai diwujudkan. Semenatara baru 5 cabang. Medan, Bangka, Jabodetabek, Solo, Surabaya dan Makassar. Doain aja ke depannya AT bakal menambah cabang di 34 provinsi di Indonesia. Kalau perlu di semua kota sam;pai pelosok Indonesia ada cabang AT :v

Kamis, 28 Juni 2018

Buku Terbitan AT Press Juni 2018


Judul : Koi to Basuke
Penulis : Deguchi16
Tahun : 2018
ISBN : 978-602-52097-7-2
Diterbitkan oleh : AT Press Jabodetabek
Harga : Rp. 55.000,- selama PO
Tebal : 218 halaman
.
Blurb:

Minggu, 17 Juni 2018

Novel Hasil Project TAT Duel


Judul : Mozarella (Bukan Cinderella)
Penulis : Mpit Tivani
Tebal : 145 hal.
Harga : Rp. 45.000,- (harga masa PO)
Pemesanan :
Sms ke nomor 085654910277 ketik MBC-NAMA LENGKAP-ALAMAT LENGKAP- NO. HP-JUMLAH PESANAN Bisa juga melalui Inbox FB Mpit Tivani.

Blurb :

Rabu, 30 Mei 2018

Buku Terbitan AT Press Mei 2018


Judul: Hujan Merenggut Pagi
Penulis: Thalia Aru
Jenis Buku : Kumpulan Puisi
Tebal: 113 halaman
Harga: 45.000 (Harga masa PO)

Cara Pemesanan:

Rabu, 23 Mei 2018

Tips Membuat Opening yang Menarik


Paragraf awal adalah bagian terpenting yang akan menentukan sebuah naskah diterima atau tidak. Sayangnya, biasanya banyak penulis yang bingung untuk memulai sebuah cerita yang akibatnya paragraf awal biasanya masih ‘gamang’.
Seorang ahli copywriter, Eugene Schwart saja bisa menghabiskan waktu satu minggu hanya untuk membuat satu paragraf pembuka yang terdiri dari tidak lebih dari 50 kata! Begitu krusialnya paragraf pembuka, karena paragraf pembuka ini semacam pintu gerbang yang harus memancing pertanyaan ‘what’s next’ dari pembaca.