Jejak-jejak Karyaku

Selasa, 05 April 2016

Review novel Om Redy : Obsesi Hanya Akan Membawamu pada Kehancuran



Judul : Cinta dan Dendam yang Tak Akan Membawamu Ke Mana-Mana
Penulis : Redy Kuswanto
Penerbit : Trust Media Publishing
Tebal : 254 halaman   
ISBN : 978-602-736-786-5
                                                                                  
                Novel ini merupakan lanjutan dari novel Jilbab (Love) Story yang diterbitkan oleh Orange- imprint Citra media.  Tokohnya masih sama dengan JLS. Di antaranya ada Melody Prisha, Keyzia Chan, Ryan, Zahra, Leea, Asri, Umi, Maya, Arum, Nuri, dan Nyi Warti.
            Jika kalian belum membaca JLS, aku akan kenalkan mereka satu persatu.

            -Melody Prisha, gadis cantik, berhijab  nan berhati lembut.
            -Keyzia Chan, saingannya Melody. Dia wataknya ambisius, kasar, suka teriak-teriak di depan umum, keras kepala dan percaya pada hal mistis.
-Ryan, sahabat Melody. Namun sejatinya dia amat mencintai Melody.
-Zahra, Leea, Asri dan Umi adalah sahabat Keyzia. Watak mereka sebelas dua belas sama Keyzia. Bedanya mereka kurang suka membahas hal yang berbau mistis.
-Nuri, Arum, Maya masih jadi sahabat dan selalu mendukung Melody
-Nyi Warti, Neneknya Melody.
Di novel ini muncul tokoh baru yang bernama Ragiel dan Inu. Ragiel, anak juragan batu akik. Sedangkan Inu murid baru di sekolah Melody dan Keyzia. Ragiel ataupun Inu sama-sama Mencintai Keyzia. \
Novel dibuka dengan prolog yang cukup manis. Adegan antara Ragiel dan Keyzia. Prolog bisa bikin aku sebagai pembaca bertanya-tanya. Kok bisa sih Ragiel suka sama Keyzia?
Bab pertama langsung disuguhi konflik Keyzia semakin murka pada Melody. Pasalnya dia sepi job sedangkan karier Melody di dunia tarik suara semakin melejit. Terlebih nama dan wajah Melody selalu disorot oleh media infotainment karena Melody memakai cincin batu warna hijau. Konon cincin itu cincin itu sebagai cincin bertuah.
Bab selanjutnya membahas problem keluarga Keyzia. Dan Keyzia mencari tahu batu warna hijau yang dikenakan Melody. Begitu menemukannya, dia langsung mendatangin toko batu akik, tempat di mana cincin Melody  berasal. Di toko batu akik itu dia bertemu dengan Ragiel. Tumbuhlah benih-benih cinta di hati mereka berdua. Keyzia juga menyebarkan fitnah untuk menjatuhkan Melody.
Klimaks konflik tentang Keyzia punya rencana busuk untuk mendapatkan cincin yang dimiliki Melody. Dia percaya, jika cincin itu di tangannya maka kesuksesan akan mudah diraih. Dia ingin memiliki cincin tersebut dengan cara menyuruh Mas Raga notabennya sebagai penyedia kostum artis. Gaun yang dipakai Melody perform disiapkan oleh Mas Raga.
Kenyataan memang selalu tak sesuai harapan. Begitu cincin Melody berhasil didapat Keyzia, bukan kesuksesan yang didapatnya melainkan membawanya pada keapesan. Pertama-tama dia mengetahui orang yang dicintainya ternyata punya maksud terselubung. Di saat yang bersamaan, dia juga megetahui tentang jati dirinya dan masa lalu keluarganya.
Well, secara keseluruhan aku suka sama idenya. Ending juga lumayan mengecoh sih. Tadinya aku pikir Ragiel saudaraan sama Keyzia. Terbukti mamanya Keyzia shock ketika melihat Ragiel di acara ulang tahun Keyzia. Eh, ternyata bukan.
Pesan novel ini itu kuat banget. Mengajarkan pembaca untuk mensyukuri pemberian Tuhan serta obsesi ataupun dendam hanya akan membawamu pada kehancuran
Cuma aku kurang sreg sama pilihan nama tokoh Zahra dan Umi sebagai Sohibnya Keyzia. Nama mereka berdua kan diambil dari bahasa Arab. Zahra artinya bunga, sedangkan Umi artinya Ibu. Menurutku pribadi dua nama itu lebih cocok sebagai karakter baik-baik. Teman Melody.
Ada beberapa typo juga. Salah satunya di halaman 28. Karena ceritanya sudah kuat, jadi typo-typo tersebut nggak masalah di mata pembaca.
Kalau aku kasih bintang, aku akan kasih 3,5 bintang deh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar