Jejak-jejak Karyaku

Kamis, 07 Juli 2016

KPPA VS Penerbit MM

Dear sahabat KPPA.
Pasti kalian bertanya-tanya kenapa sih humas KPPA tiba-tiba mengumumkan Penerbit MM adalah abal-abal? Wahai kalian semua. Perlu kalian ketahui sebelum kami mengeluarkan pengumuman itu, tentu kami sudah kroscek. Jadi gini ceritanya :
Awalnya humas kami bertanya ke Penerbit MM, ownernya siapa? Alamat dimana? Dan udah berdiri sendiri atau masih ikut lini?
Mereka menjawab, "Owner Yan Sulaiman. Alamat di Bali dan ikut lini sibuku Media."
Tengah malam kami menelusuri grup dan fb MM. Di sana nemuin cover terbitan MM yang berisbn. Penulisnya Wayan Sulaiman. Kami cek ke web perpusnas, benar atas nama Sibuku Media. Untuk memastikan MM benar lini Sibuku atau nggak tim kami mengsms sibuku.
Sibuku menjawab tidak tahu dengan Penerbit MM.
Kami tanya lagi sibuku tentang Wayan Sulaiman. Baru sibuku bilang bahwa Wayan pernah ISBN di sana.
Selanjutnya kami menelusuri alamat. Pas kami cari di google, yang muncul alamat Greja.
Humas KPPA tanya ke MM "Kok make alamat greja?"
MM : "Rumah owner deket greja"
KPPA : "Kalauopun deket nomor rumah harusnya beda dengan nomor greja."
Jawabannya muter-muter  malah mengalihkan pembicaraan.
Besok harinya aku invite pin BB Penerbit MM. Pin BB atas nama Yansu MM. Dia mengaku owner MM sekaligus editornya.
Aku minta dia foto selfie depan rumah, jawabannya muter-muter. Aku biasanya kalau ada yang mau datang ke rumah, terus minta foto selfie depan rumah biar gampang nuju, dengan senang hati aku memberikannya. 
Capek diajakin muter-muter sama penerbit MM, akhirnya aku langsung nanyain tentang ISBN Sibuku. Ini screenshootnya :
Balasannya malah balik nanya :
Lebih anehnya lagi tak berapa lama MM aku lagi dengan mengaku sebagai admin Veera. Langsung kubales kayak gini :
BBM-ku cuma di R. Aku BBM lagi ngasih saran yang baik :
Satu jam kemudian humas KPPA mengatakan akun MM hilang. Humas KPPA juga mengatakan akun hilang setelah dia menanyai soal isbn sibuku di status MM. Tim lain ikutan ngecek, benar akunnya hilang. Seperti yang sudah-sudah, jika penerbit abal-abal ujungnya pasti nutup akun. Aku minta humas KPPA buat ngasih pengumuman di status tentang MM.
Selang lima menit pengumuman itu terposting, aku BBM MM lagi
Malam harinya mereka buka akun lagi, update status tentang aknot. Aku juga dah minta humas KPPA buat menghapuis status tentang MM abal-abal. Saat ini kami memantau benarkah owner serius menjalankan penerbitnya? Kita lihat saja!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar