Jejak-jejak Karyaku

Minggu, 15 September 2013

ilmu penjiwaaan

aku pernah pernah bilang 3 hal penting JUDUL, ELIPSIS, Penjiwaan, malah disepelekan penulis.
kemaren dah bahas elipsis dan judul.
hari ini aku mau bahas penjiwaan.
naskah tanpa penjiwaan, sama aja kayak masakan tanpa bumbu, hambar. buat apa masakan presentasi bagus jika rasanya hambar?
banyak guruku bilang cara membangun penjiwaan dengan menggunakan klimat minor.
Gunakan KALIMAT MINOR ---> Ilmu dari sensei Suyatna Agustina Pamungkas Sari

- kalau hendak pake METAFORA, jangan lupakan CAUSA (kelogisan ---> pengalaman diskusi sama penulis-penulis keren

- Masukan penilaian INFORMATIF, libatkan emosi pembaca....

kalimat minor:

Mengagumkan.
------> punya kedudukan sebagai PREDIKAT. ini disebut Kalimat Minor.

Contoh dalam paragraf.
|Kota Turin yang kukunjungi sungguh tak bisa kulupakan. Bukan saja karena keindahan kotanya yang naman, bersih, juga modern. Sisi eksotismu kota yang menurutku patut dijadikan budaya klasik yang mesti dipertahankan. Mengagumkan. Itulah gambaran perasaanku mengenai kota ini.

perhatikan pula penggunaan MENGAGUMKAN dalam paragraf berikut: (ini disebut kalimat mayor)

contoh dalam paragraf:
|Saya rasa tidak perlu ragu untuk mengunjungi kota ini. Siapapun bisa saja yang menjadi warga kota ini pasti merasa bangga. Kota kecil yang dulu sempat menjadi kota terkotor ini, sekarang malah menjadi kota peraih piala Kalipataru. Peran warga kota ini juga telah membuktikan bahwa mereka bisa menjadi warga yang bisa mengagumkan nama kotanya itu keseluruh nusantara.

----> paragraf 1 : Mengagumkan. ---> satu kalimat.
----> paragraf 2 : .... menjadi warga yang bisa mengagumkan nama ... ----> satu kalimat.

kesimpulannya:
kalimat minor itu hanya terdiri satu inti pusat, posisinya bisa sebagai PREDIKAT atau SUBJEK.

Lantas apa fungsi kalimat Minor?

- bisa mengungkapkan (malah membangun) emosi pembaca.
- Menyampaikan kesan penulis dalam tulisannya.
- Penegasan utuh.

tapi bagiku, penjiwaan akan muncul bukan seberapa bagus menyusun klimat tapi seberapa jujur kita membuat naskah tersebut. JADILAH DIRI SENDIRI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar