Jejak-jejak Karyaku

Rabu, 26 Maret 2014

Langkah-Langkah Membuat Novel ala gue

Membuat novel tentu tidak semudah menulis cerpen atau puisi. Banyak langkah-langkah yang harus dipelajari sebelum membuat novel. Langkah-langkah tersebut di antaranya :

1. Menentukan tema dasar.
    Usahakan kamu memilih tema yang unik dan menarik. Agar naskahmu semakin berpeluang di acc penerbit mayor.
2. Membuat Outline/kerangka cerita.
    Setiap manusia pastilah menyusun daftar apa aja yang dilakukan di kemudian hari agar hidup terarah. Begitu juga penulis harus membuat outline agar cerita terarah. Outline itu gak sama dengan sinopsis. Jika sinopsis jalan cerita yang ditulis secara singkat, outline justru ditulis secara detail perbab.
Contoh :
BAB 1
  • Gibriel ingin merayakan anniversary yang empat tahun bersama Helena di pantai Segarra
  • Di pantai Segarra Gibriel melihat pemandangan yang menyakitkan, ia melihat Helena bermesraan dengan pria lain.
  • Gibriel patah hati dan frustasi. Ia gak sengaja mengucapkan sumpah yang berbunyi "GUE NGGAK AKAN JATUH CINTA SAMA CEWEK MANAPUN"
3. Menulis memerhatikan Ejaan yang Disempurnakan sesuai KBBI. 
     EyD diibatkan presentasi di dunia kuliner, jika presentasinya rapi maka akan mengugah selera orang untuk masakan tersebut. Begitu juga dengan naskah, jika naskah EyD rapi maka editor tertarik baca naskahmu.Yang ingin mempelajari tentan EyD silakan donload panduannya di link https://www.facebook.com/groups/515284785166670/806718652689947/?notif_t=like
4. Menentukan Karakter tokoh.
    Setiap manusia pastilah mempunyai karakter yang berbeda. Karakter ada 2 macam yaitu karakter fisik dan karakter sifat. Bikinlah karakter yang menarik dan bikin pembaca suka sama karakter buatanmu
5. Menentukan seting tempat dan waktu
6. Story telling/gaya bercerita
    Hindari serangan aku, gunakanlah gaya bahasa yang ringan, mudah dipahami dan sesuai sama usia tokoh. Jika novel tennlite dan seting Indonesia hindari menggunakan dialog "aku-kau"  anak remaja kagak ada ngomong make "aku dan kau" kecuali orang Medan.
7. Perhatikan logika cerita
    Logika cerita juga sangat penting agar editor dan pembaca gak mengerutkan dahi. Naskah yang logikanya gak baik itu misalnya bab 1 dijelasin tokoh utama anak yatim, papanya meninggal. tapi bab berikutnya tokoh utama malah ada berbicara dengan papanya. Nah, lho? Eits, ini bisa diakali supaya logis. Si penulis harus menjelaskan di bab sebelumnya (sebelum berbicara sama papa) bahwa itu bisa papa angkat, papa tiri atau arwah papanya.
8. Buat ending yang tidak mudah ditebak.
9. Barulah menentukan judul yang tepat.
    Bacalah naskahmu, naskahmu lebih kuat di bagian mana sih? Bikin judul gak perlu panjang dan ribet. Ambilah satu, dua atau tiga kata yang pas sama isi cerita. Misalnya novel "Perahu Kertas" itu kan diambil dari kebiasaan Kugy yang hoby bikin perahu kertas.   
10. Membuat sinopsi/jalan cerita secara singkat.
      sinopsis itu beda sama blur/back cover. Sinopsis itu jalan cerita secara keseluruhan yang ditulis secara ringkas. Penerbit biasanya membaca sinopsisnya dulu.
11. Editing
      Penulis harus jadi editor untuk tulisannya sendiri. kata kak Randu, "Jangan berharap editor. Walaupun sebenarnya mengedit kesalahan itu adalah pekerjaan ediotr tapi mereka juga bakal kesel kalo semuanya dilimpahkan ke mereka. Alasannya: 'penulisnya aja gak mau edit tulisannya sendiri, bagaima orang lain?"

selamat mencoba!
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar